← Semua tulisan

Ciri Website Usaha yang Bagus (dan yang Bikin Pelanggan Kabur)

5 menit bacaWian Agus Satria Pratama

Banyak pemilik usaha kecil ngira semua website itu sama saja, asal ada alamat web dan ada logonya, ya sudah jadi. Padahal beda website bagus sama website asal jadi itu kelihatan banget di mata calon pelanggan. Dan bedanya bukan soal mahal, tapi soal detail yang sering kelewat.

Saya mau bahas ciri website usaha yang bagus versi yang masuk akal buat UMKM, bukan standar startup unicorn. Plus, hal-hal yang sering bikin pengunjung langsung pencet tombol back dalam tiga detik.

1. Cepat Dibuka, Bukan Bikin Nunggu

Ini nomor satu karena paling sering diabaikan. Calon pelanggan Anda buka website sambil jalan, sambil antre, sambil rebahan. Kalau halaman butuh lebih dari 3 detik buat muncul, sebagian besar dari mereka kabur sebelum lihat apa pun.

Website cepat itu biasanya karena:

  • Gambar dikompres dengan benar, bukan langsung upload foto 5 MB dari kamera HP
  • Hosting yang waras, bukan yang paling murah sedunia tapi server-nya lemot
  • Kode yang ringan, nggak ditumpuk plugin dan efek yang nggak penting

Lambat itu mahal. Bukan mahal di tagihan hosting, tapi mahal di pelanggan yang nggak pernah jadi pelanggan karena keburu pergi.

2. Enak Dibuka di HP (Mobile Friendly)

Mayoritas orang Indonesia buka internet dari HP. Kalau website Anda cuma rapi di laptop tapi berantakan di layar kecil, tulisan kekecilan, tombol harus di-zoom dulu, menu nutupin konten, ya sama saja Anda menutup pintu buat sebagian besar calon pembeli.

Mobile friendly itu artinya:

  • Teks kebaca tanpa harus cubit-cubit layar
  • Tombol cukup besar buat dipencet jempol
  • Tata letak menyesuaikan sendiri, nggak perlu geser kanan kiri

Saya selalu ngerjain website dengan tampilan HP sebagai patokan utama, baru disesuaikan ke layar besar. Bukan sebaliknya. Karena di situlah pelanggan Anda sebenarnya berada.

3. Jelas Mau Dibawa ke Mana (CTA)

Website bagus selalu punya tujuan. Pengunjung datang, lalu Anda mau mereka ngapain? Chat WhatsApp? Lihat menu? Pesan sekarang? Kalau halamannya cuma cantik tapi pengunjung bingung harus klik apa, itu website yang gagal kerja.

CTA (call to action) itu tombol atau ajakan yang jelas, misalnya "Pesan via WhatsApp" atau "Lihat Katalog". Ciri CTA yang baik:

  • Warnanya menonjol, gampang dilihat
  • Kalimatnya jelas, bukan cuma "klik di sini"
  • Muncul di tempat yang masuk akal, nggak ngumpet di bawah sendiri

Satu halaman, satu tujuan utama. Jangan kasih sepuluh pilihan sampai pengunjung pusing dan akhirnya nggak milih satu pun.

4. Info Kontak Gampang Ditemukan

Ini sepele tapi fatal kalau salah. Saya sering nemu website usaha yang bagus tampilannya, tapi nomor WhatsApp atau alamatnya susah dicari, harus scroll jauh atau malah nggak ada sama sekali. Pengunjung yang sudah niat beli jadi batal cuma karena nggak nemu cara menghubungi Anda.

Yang sebaiknya gampang ditemukan:

  • Nomor WhatsApp yang bisa langsung diklik, bukan sekadar ditulis
  • Lokasi atau area layanan, apalagi kalau usaha Anda di Jogja dan melayani sekitar situ
  • Jam buka kalau memang relevan

Anggap saja info kontak itu kasir di toko Anda. Kalau pelanggan bingung mau bayar ke siapa, mereka taruh barang dan pulang.

5. Terpercaya, Bukan Bikin Curiga

Orang nggak akan transfer atau pesan dari usaha yang kelihatan meragukan. Kepercayaan itu dibangun dari hal-hal kecil yang kelihatan jujur. Inilah yang membedakan website yang menghasilkan dari website yang cuma dilihat lalu ditinggal.

Yang bikin website terasa terpercaya:

  • Foto asli produk atau usaha Anda, bukan foto stok pasaran yang kelihatan banget palsu
  • Testimoni pelanggan yang beneran, lengkap dengan nama atau bukti chat
  • Cerita singkat siapa Anda dan kenapa usaha ini ada
  • Tulisan yang rapi dan nggak typo di mana-mana

Foto asli itu kekuatan terbesar UMKM. Anda nggak perlu lighting studio. Foto produk yang jujur dan jelas justru lebih meyakinkan daripada gambar mewah yang kelihatan bukan punya Anda.

Lawannya: Hal-hal yang Bikin Pelanggan Kabur

Biar imbang, ini daftar yang sebaiknya Anda hindari. Saya nyebutnya "website yang bikin kabur":

  • Lambat, sudah saya bahas, tapi memang ini pembunuh nomor satu
  • Alay, warna tabrakan, animasi berkedip, font susah dibaca, musik nyala sendiri
  • Info nggak lengkap, harga nggak ada, kontak nggak jelas, produk cuma sebagian
  • Banyak teks bertele-tele tanpa struktur, pengunjung males baca
  • Tampilan jadul yang bikin usaha Anda kelihatan nggak serius

Yang menarik, banyak website "bikin kabur" itu sebenarnya dibuat dengan niat baik dan biaya lumayan. Masalahnya bukan di duit, tapi di nggak ada yang mikirin pengalaman pengunjung dari awal.

Standar Ini Sebenarnya Nggak Mahal

Saya tahu lima poin di atas kedengarannya kayak harus bayar mahal. Padahal nggak. Cepat dibuka, rapi di HP, CTA jelas, kontak gampang, dan terlihat terpercaya itu standar dasar yang harusnya didapat siapa pun yang bikin website, bahkan dengan budget terbatas.

Di WAS.Production, paket website saya mulai Rp 1.500.000, dan kelima standar tadi bukan fitur tambahan, tapi sudah jadi bagian dasar. Saya nggak mau ngasih Anda website yang cantik di gambar tapi gagal kerja di dunia nyata.

Kalau Anda lagi bingung milih, saya pernah nulis soal cara mengukur kualitas tanpa kejebak harga murah di artikel cara milih jasa web yang murah, cepat, dan berkualitas. Itu bisa bantu Anda nilai calon penyedia jasa, termasuk saya.

Yuk, Cek Website Anda

Coba buka website usaha Anda sekarang, dari HP, sambil bayangin Anda calon pelanggan yang baru pertama mampir. Cepat nggak? Kontaknya kelihatan nggak? Anda yakin nggak buat pesan?

Kalau ada satu dua poin yang masih bolong, itu wajar, dan justru bagus Anda sadar sekarang. Anda bisa lihat paket dan rinciannya di halaman harga dan paket, atau langsung ngobrol sama saya soal kondisi website Anda sekarang. Nggak harus langsung pesan, ngobrol dulu juga boleh. Saya lebih suka bantu Anda paham dulu apa yang sebenarnya dibutuhkan usaha Anda.

Butuh website untuk usaha Anda?

Saya bantu dari desain, bikin, sampai online dan dirawat. Mulai Rp 1.500.000, transparan tanpa biaya kaget.